27 January 2017

Ikan Bandeng ( Chanos chanos)


Ikan Bandeng  adalah ikan konsumsi yang sudah sangat populer di Asia Tenggara. Ikan ini merupakan satu-satunya species yang masih ada dalam suku Chanidae. Sebagai ikan konsumsi, bandeng termasuk jenis ikan yang memiliki kandungan protein tinggi, juga sumber lemak, mineral dan vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan manusia. bandeng di ketahui tidak memiliki kolesterol sehingga memang sangat baik untuk di konsumsi masyarakat. Ikan bandeng dikenal dengan nama lainnya yaitu milkfish dan memiliki karakteristik tubuh langsing berbentuk seperti puluru dengan sirip ekor bercabang sebagai petunjuk bahwa ikan ini adala tipe perenang yang cepat. Tubuhnya berwarna putih keperak-perakan dan dagingnya berwarna putih susu. 

Ciri umum ikan bandeng ini memiliki tubuh yang memanjang agak gepeng, mata tertutup lapisan lemak (adipase eyelid), pangkal sirip perut dan dubur tertutup sisik. Type sisiknya ialah cycloid lunak warna hitam kehijauan dan keperakan. 

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia
Phyllum : Chordata
Class : Pisces 
Ordo : Malacopterygii
Family : Chanidae
Genus : Chanos
Species : Chanos chanos

Di alam, ukuran ikan bandeng dikatakan dapat mencapai 1 meter. Namun untuk ikan bandeng budidaya umumnya ukuran terbesar mencapai 0.5 meter. Ikan Bandeng memiliki sifat yang sangat unik karena tahan terhadap perubahan kadar garam dalam air yang besar atau di sebut denga eurihalin. Habitat aslinya berada di perairan laut, dengan sifat eurihalin yang dimilikinya, ikan ini diketahui mampu hidup di air tawar. Para pembudidaya ikan bandeng umumnya melakukan pemeliharaan di tambak-tambak perairan payau atau di pesisir pantai. 

Ikan bandeng banyak hidup di perairan Samudera Hindia dan menyebranginya sampai Samudera Pasifik. Daerah penyebarannya sangat luas yakni juga mencapai pantai Afrika Timur sampai kepulau tuamutu, sebelah timur Tahiti, dan dari Jepang Selatan sampai Australia Utara.

Hidup mereka di alam cendrung bergerombol disekitar pesisir dan pulau-pulau dengan koral. Ikan yang muda dan baru menetas hidup di laut untuk 2-3 minggu, lalu berpindah ke rawa-rawa bakau di pesisir daerah payau, dan kadangkala masuk ke danau-danau. ketika sudah dewasa baru mereka akan kembali lagi ke laut untuk hidup dan berkembang biak.

Bandeng Dewasa
Sumber : Google Picture
Ikan bandeng dewasa biasanya hidup di perairan litoral. Pada musim perkawinan induk ikan bandeng sering dijumpai berkelompok pada jarang tidak terlalu jauh dari pantai dengan karakteristik habitat perairan jernih didasar perairan yang berpasir dan berkarang di kedalaman antara 10-30 meter.

Bandeng memiliki mulut yang tidak bergerigi, ia bersifat herbivora dan menyukai makanan ganggang biru atau yang dikenal dengan nama klekap yang tumbuh didasar perairan. Sebagai ikan vegetaris, ikan bandeng memiliki usus yang panjang 9x dari panjang tubuhnya, karna makanan nabati sulit dicerna dengan adanya dinding selulosa. Meskipun demikian, pertumbuhan ikan bandeng relatif cepat. Ikan bandeng yang di pelihara ditambak dan dapat mencapai berat rata-rata 0.60 kg pada usia 5-6 bulan.

Selama masa perkembangan, ikan bandeng menyukai hidup di air payau atau daerah muara sungai. Ketika mencapai usia dewasa ikan bandeng akan kembali kelaut untuk berkembang biak. Mereka akan berkembang biak di laut yang jernih dan memiliki kedalaman sekita 50 meter. 
Nener atau ikan bandeng muda
Sumber : Google Picture
bandeng memiliki telur yang sangat lembut. Ukurannya sekitar 1.2 mm dan akan mengapung di permukaan laut ketika induk yang memijah mengeluarkan telurnya. Konon seekor induk bandeng dapat memproduksi telur sampai 5.7 juta butir setiap musim pemijahan. 

Penyebaran telur hasil pemijahannya berlansung ditempat yang cukup jauh sekitar 9 km dari pantai. Selanjutnya telur bandeng akan menetas dalam waktu 24 jam menjadi nener dengan ukuran 5 mm. Nener yang masih lembut itu akan melayang-layang terbawa ombak ke pantai dan kemuara sungai.

Di Indonesia ikan bandeng sudah cukup banyak di budidayakan. Mengingat ikan ini banyak di minati, cukup banyak pelaku usaha budidaya bandeng yang melakukan pembesaran dan pemeliharaan di tambak-tambak yang terletak di pesisiran pantai - pantai Indonesia.





Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Bandeng
http://blogbudirahayu93.blogspot.co.id/2014/04/makalah-perilaku-ikan-bandeng.html
https://books.google.co.id/books id=M1cXfkKCSx0C&pg=PA14&lpg=PA14&dq=ikan+bandeng&source=bl&ots=LWKzSxdJNd&sig=_19rMNJnDElikFZRVf7dc21Bplc&hl=id&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


No comments:

Post a Comment

Tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini