26 February 2017

Ikan Tenggiri (Scomberomorus commersoni)


Ikan tenggiri adalah termasuk golongan ikan pelagis dan salah satu ikan berdaging putih yang disukai oleh masyarakat dunia, disebabkan oleh rasa dan baunya khas. Ikan ini termasuk dalam marga Scomberomorus dengan famili Scombridae yang juga masih kerabat dekat dengan ikan tuna, ikan tongkol, ikan madidihang, dan ikan kembung. ikan ternggiri juga dikenal pula dengan nama sapnish mackerel, namun nama tersebut berbeda-beda di setiap daerah. Orang india menyebutnya ikan anjai, di Filipina lebih dikenal dengan nama dillis, dan di Thailand akrab dengan istilah ikan thuinsi.

Mereka banyak ditemukan di perairan beriklim sedang dan tropis, sebagian besar tinggal di sepanjang pantai atau laut lepas. Banyak spesies dibatasi dalam rentang distribusi mereka dan hidup dalam populasi yang terpisah atau stok ikan berdasarkan geografi. Di Indonesia ikan tenggiri paling banyak ditemukan di Gorontalo. 

Ukuran ikan tenggiri dapat mencapai panjang 240 cm dengan berat 70 kg. Usia dewasa akan tercapai setelah rentan waktu hidup 2 tahunatau ketika memiliki panjang 81 - 82 cm. Ikan tenggiri betina ukurannya dapat lebih besar dan usianya lebih panjang dibanding tenggiri jantan. Dikatakan bahwa ikan tenggiri betina dapat hidup selama 11 tahun.

Secara umum, ikan tenggiri terbagi menjadi dua bagian yaitu ikan berdaging merah/gelap dan ikan berdaging putih/terang. Selain itu, ikan ini juga memiliki kandungan senyawa yang banyak seperti lemak, glikogen, dan vitamin. 


Klasifikasi Ilmiah :

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Scombridae
Genus : Scomberomorus
Species : Scomberomorus commerson

Ikan tenggiri mempunyai morfologi tubuh yang cukup unik. Di bagian samping tubuhnya terdapat garis lateral yang memanjang dari insang hingga akhir sirip dorsal kedua. Sedangkan pada punggungnya terdapat warna biru kehijauan. Garis pada bagian samping menjadi ciri khas ikan tenggiri yang berbeda dengan ikan sejenis.

Tenggiri memiliki tubuh memanjang, pipih dan kumayan kuat pada sisi-sisinya, tidak bersisik kecuali pada gurat sisinya (bidang corselet tidak jelas). Moncong meruncing dengan mulut lebar dan gigi-gigi yang tajam dan kuat di rahang atas dan bawah. Panjang moncongnya lebih pendek dari pada sisi kepala bagian belakang.

Sirip punggung tenggiri ada dua yang letaknya berdekatan dengan bagian depan yang di sokong jari-jari keras berjumlah 16-17 buah, yang belakang di sokong dengan 3-4 jari-jari keras dan 13-14 jari-jari lunak. Sirip dubur sama besar dengan sirip punggung yang belakang, dan disebelah belakangnya terdapat sirip tambahan sebanyak 9-10 buah. Sirip ekornya bercagak dua berlekuk dalam dengan kedua ujung sirip-siripnya yang panjang. 

Ikan tenggiri memiliki sifat rakus ketika makan dan mencari makan seorang diri. jenis makanannya adalah ikan-ikan kecil karena tenggiri tergolong dalam hewan karnivora. Ikan kecil sejenis anchovy yang semacam ikan haring merupakan salah sau makanan utama bagi ikan tenggiri, khususnya ikan tenggiri muda. Selain itu ikan tenggiri juga memakan beberapa jenis cumi-cumi dan udang.

Sebagai ikan pemburu yang handal, tenggiri selalu mengincar keberadaan ikan-ikan kecil yang menjadi santapannya. ikan-ikan kecil seperti selar, como dan kembung yang biasanya mencari makan di daerah yang berkarang cukup luas dan dangkal. Saat tenggiri tumbuh menjadi besar ia tidak hanya tinggal di daerah yang berkarang dangkal, namun pergi mengembara ketengah lautan untuk mencari makanan. 


Ikan tenggiri dewasa lebih memilih hidup secara soliter atau menyendiri dalam memburu mangsanya. mereka dalam mencari makan juga harus bersaing dengan ikan pelagis besar lainnya, seperti barakuda, marlin, dan layaran. Maka jangan heran umpan pemancing trolin di lautan dimakan juga oleh tenggiri.

Tenggiri tergolong kedalam ikan laut yang menyukai daerah laut dangkal. Bagian-bagian yang terdapat batu karang merupakan habitat yang cocok bagi ikan tenggiri. Perairan yang memiliki salinitas rendah dan kekeruhan tinggi disukai pula olehnya. Ikan tenggiri dapat menetap di suatu habitat dan terkadang bermigrasi ketemnpat yang cukup jauh. Pola migrasi ikan tenggiri sangat khas, karena bergantung kepada temperatur air laut dan musim bertelur. Jatuhnya musim ini bervariasai di setiap habitat yang ditinggali.

Reproduksi ikan tenggiri tergantung pada suhu, musim pemijahan lebih atau kerang panjang. Pemijahan ikan tenggiri terjadi di sekitar perairan pantai yang agak ketengah dan biasanya mencapai daerah spawning yang agak terlindung seperti di perairan karang. Saat memijah, telur tenggiri akan terbawa arus ke dekat garis pantai atau di sekitar muara sungai. Pada bulan Mei di perauiran Thailand diketemukan banyak ikan betina yang sudah amatang telur pada ukuran panjang standar 32.5 - 46.5 cm.
 
Ikan Tenggiri berukuran besar
Sumber : Google Picture

Ikan tenggiri merupakan jenis ikan yang tergolong ekonomis penting dan menjadi salah satu ikan yang digemari di dunia. Penyebaran spesies ini mencakup seluruh wilayah Pasifik Barat dari Afrika utara dan laut merah sampai ke perairan Indonesia, Australia, Fiji ke utara sampai ke perairan China dan jepang

Potensi penyebaran ikan tenggiri di Indonesia hapir di seluruh perairan Sumatera, Jawa dan Nusa tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Irian. Iklim yang paling cocok untuk ikan tenggiri adalah iklim tropis. Perairan laut yang dimiliki Indonesia merupakan surga bagi ikan tenggiri. kedalaman laut yang cocok bagi ikan tenggiri adalah sekitar 10 - 70 m dari permukaan laut.

 



Referensi :
http://rhasonangansiregar.blogspot.co.id/2014/01/ekobiologi-ikan-tenggiri.html
http://fredikurniawan.com/klasifikasi-dan-morfologi-ikan-tenggiri/
http://seputarikan.com/2014/07/ikan-tenggiri-mackere.html

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


No comments:

Post a Comment

Tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini