Crustacea

[Crustacea][btop]

Brackish Water

[Perairan payau][grids]

Mengenal Tiger Fish / Ikan Ringau dan Beberapa Jenisnya



Tigerfish, dalam bahasa lokal daerah Kalimantan disebut juga ikan ringau adalah ikan yang berasal dari, aliran sungai dan anak sungai tropis di Indonesia dan Thailand. Tigerfish cukup populer di kalangan penghobi akuarium saat ini karena warnanya yang seperti harimau dan tipe tubuh yang unik. Tigerfish Indonesia yang dalam bahasa latin dikenal dengan Datnioides coius mcrolepis memiliki penampilan yang sangat mencolok dengan tubuh dalam ikatan pita vertikal berwarna hitam gelap dan memiliki warna dasar bervariasi dari perak dengan berbagai nuansa perunggu dan emas kuning. 



Ikan ringau atu tiger fish mempunyai harga ekonomis yang tinggi, baik untuk ikan hias ataupun ikan konsumsi. Tampilan ikan memang cukup tenang juga lebih sering bersembunyi di bawah rerimbunan batang pohon. Saat diberikan makanan, ikan ringau ini akan keluar dan langsung menyambarnya. Inilah yang menjadi daya tarik dari ikan ringau atau tiger fish bagi pecinta ikan hias. Garis hitam pada bagian tubuh ikan ringau membuat tampilannya sekilas mirip dengan ikan botia. 

Tigerfish memiliki tubuh tinggi dengan dahi miring tajam. Berwarna emas dan ditutupi dengan bar vertikal hitam yang memanjang di seluruh tubuh. Tergantung pada lokasi geografis, mereka dapat memiliki antara 5 dan 7 bar. Tigerfish dapat tumbuh hingga 18 inci di alam liar, tetapi mereka jarang mencapai ukuran ini di akuarium rumah. Dalam lingkungan captive mereka biasanya hanya akan mencapai antara 10 sampai 14 inci. Mereka bisa hidup hingga 15 tahun jika dirawat dengan baik dan ditempatkan di sebuah akuarium besar.

Tigerfish yang berasal dari perairan tawar dan payau dari Asia Tenggara. Dari lima spesies dijelaskan tiga ditemukan hampir seluruhnya di air tawar, sedangkan dua lainnya sebagian besar di air payau. Mereka pada umumnya sulit di temukan di toko-toko ikan dan aquarium, akan tetapi mereka dapat di peroleh pada took-toko khusus. Harga mereka bisa mahal, terutama untuk spesimen yang lebih besar atau dari species yang tergolong langka dan banyak dicari orang.

Di lingkungan aslinya ikan hias ini adalah ikan konsumsi, yang umum di tangkap dengan memakai pancing. Tetapi lantaran keindahannya, serta makin langka didapat, jadi ikan ini banyak diminati hobyis juga sebagai ikan hias. Tak mengherankan bila harga nya melambung tinggi.

Jenis jenis Tiger Fish 

Ada lima spesies yang valid dari Datnioides - campbelli, microlepis, Pulcher, quadrafasciatus dan undecimradiatus. Sebuah makalah yang diterbitkan oleh Roberts dan Kottelat pada tahun 1994 membahas campbelli, microlepis dan quadrafasciatus, dan memperkenalkan undecimradiatus sebagai spesies baru.

Referensi juga dibuat untuk perbedaan dalam populasi "microlepis" yang ditemukan di Kalimantan dan Sumatera terhadap yang ditemukan di cekungan Mekong dan Chao Phraya, tetapi mereka tidak ditujukan sebagai spesies atau subspesies terpisah.

Namun, dalam sebuah makalah lebih lanjut (Kottelat, 1998), populasi di cekungan Mekong dan Chao Phraya ditetapkan sebagai spesies baru, Coius (Datnioides) Pulcher, berdasarkan serangkaian besar bahan yang diteliti. Kottelat menyatakan bahwa tidak ada perbedaan morfologi antara dua spesies ini, tetapi bahwa karena mereka "entitas didiagnosis" (terutama atas dasar tanda) dengan asal-usul evolusi yang terpisah, mereka dapat dianggap sebagai spesies yang terpisah.


Datnioides Campbelli disebut juga Papua Datz adalah jenis Datz yang mulai terkenal. Ikan ini berasal dari pulau Papua. Meski corak loreng-lorengnya terlihat kotor, namun warna kuning tubuhnya sangat terlihat cantik. Bahkan menurut sebagian kolektor yang memeliharanya, Papua Datz lebih memiliki warna yang lebih baik daripada Indo Datz. Karena bentuk corak dan keunikannya, maka Papua Datz dianggap sebagai Datnioides yang paling unik. Datnioides campbelli (sering dikenal sebagai tigerfish New Guinea) cenderung memiliki warna daerah kepala gelap dengan speckling gelap pada tubuh kekuningan, yang terlihat dengan warna agak kehijauan. Tepi pita tidak berbeda seperti dari spesies lain. 

Datnioides quadrifasciatus, kadang-kadang dikenal sebagai Silver tigerfish, jauh lebih umum tersedia (setidaknya lebih dari satu toko khusus ikan). Spesies ini cenderung berwarna perak dan memiliki daerah dahi terlihat cekung. Jenis ini adalah yang terkecil dari tigerfish, mencapai maksimum sekitar 30cm / 12 inch. Distribusi alaminya jauh lebih luas daripada D. campbelli yaitu memanjang dari India ke Indonesia dan New Guinea.

Datnioides microlepis sering disebut sebagai tigerfish ukuran sedang. Yang pada awalnya digunakan sebagai sarana membedakannya dari cambelli dan quadrifasciatus, yang memiliki skala yang relatif lebih besar. Namun, baru-baru ini dijelaskan Pulcher dan undecimradiatus memiliki ukuran yang juga hamper sama, jadi ini tidak dapat lagi digunakan sebagai sarana membedakan antara ketiganya. Datnioides microlepis berasal dari Kalimantan dan Sumatera, sehingga kadang-kadang disebut tigerfish Indonesia. Bar yang dimiliki lebih bervariasidan jumlah barnya lebih banyak dibandingkan dengan D. Pulcher. Ukuran maksimum dikutip bervariasi; ada yang mengatakan ukuran maksimal adalah sampai 60 cm / 24 inch. Indo Datz (Datnioides Microlepis) adalah jenis Datz yang paling umum dijumpai, bentuk dan warnanya hampir mirip dengan Pulcher namun warnanya tidak sebaik Pulcher. Jumlah garis pada Indo datz lebih banyak daripada Pulcher.

Datnioides undecimradiatus biasanya memiliki tiga bar sempit pada tubuh, sehingga sering disebut sebagai Thin Bar dat / tigerfish. Jenis ini berasal dari cekungan Mekong dan tumbuh menjadi sekitar 40cm / 16 panjang. Datnioides Undecimradiatus atau Golden Datz adalah yang memiliki warna paling cantik. Warnanya tubuhnya keemasan dan corak garis di tubuhnya lebih tipis daripada jenis Tiger Datz yang lain, karena itulah sering disebut Thin Bar Datz. Kualitas warna Datz ini sama baiknya dengan Pulcher, yang membedakan hanyalah bar pada Datnioides Undecimradiatus lebih tipis.

Datnioides Pulcher memiliki penampilan yang paling mencolok dan memiliki pita(band) yang lebih lebar yang mengarah ke nama nya yaitu Wide Bar dat / tigerfish. Datang dari lembah sungai Mekong dan Chao Phraya di Thailand, ini barangkali harus dianggap sebagai tigerfish Siam asli. Jenis ini dapat tumbuh sampai sekitar 45cm / 18 inch, tetapi tidak mungkin untuk mencapai ukuran maksimum jika jenis ini berada di akuarium. Jenis yang termahal adalah Datnioides Pulcher dari Siam. Harga Datnioides Pulcher menjadi sangat mahal karena populasinya sudah terancam punah akibat over fishing, perdagangan & rusaknya habitat. Kadang - kadang ditemukan spesimen Indo Datz yang memiliki corak loreng-loreng mirip Pulcher. hanya saja kualitas warnanya jauh lebih rendah dari Pulcher.




Referensi :
http://binatanghewans.blogspot.com/2014/10/Tigerfish-Indonesia-Datnioides-Coius-Microlepis.html
http://akuariumikanhiasku.blogspot.com/2015/01/mengenal-tiger-fish-ikan-hias-langka.html
http://kingfish-aquarium.blogspot.com/2013/12/
https://www.aquariumdomain.com/adSocial/index.php/indonesian-tigerfish/



No comments: