Beberapa Jenis Produk Artemia Cyst Rekomendasi Pakan larva Ikan / Udang Berprotein Tinggi



 pasang iklan


 pasang iklan

Pakan juga merupakan unsur terpenting dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan, salah satu pakan alami yang penting dan cocok untuk kebutuhan larva ikan dan larva udang adalah Artemia. Artemia merupakan jenis pakan alami dari golongan zooplankton yang dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi berbagai macam larva ikan dan larva udang, Artemia mempunyai nutrisi lengkap sehingga sangat sesuai untuk pakan larva, Artemia juga sesuai dengan bukaan mulut ikan maupun udang. Artemia termasuk dalam kelompok udang-udangan.

Artemia adalag jenis crustacea tingkat rendah yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. Kandungan protein nauplius artemia bisa mencapai 63% dari berat keringnya dengan ukuran kurang dari setengah milimeter yaitu sekitar 400 mikron. Dengan kandungan gizi yang lengkap dan kandungan protein yang tinggi, ukurannya yang kecil dan hidup, artemia banyak digunakan sebagai pakan alami bagi larva udang dan ikan oleh perusahaan-perusahaan pembenihan (hatchery) udang dan ikan. 

Larva adalah anak ikan/udang yang baru menetas dari telur berukuran sangat kecil dan membawa cadangan makanan pada tubuhnya berupa kuning telur dan butiran minyak. Pada fase larva organ-organ tubuhnya belum sempurna karena masih dalam proses perkembangan. Pada fase ini jika larva tidak menemukan makanan dari luar saat cadangan makanan di dalam tubuhnya habis, larva tersebut akan mati. Olehkarena itu pada fase ini harus dapat diberikan pakan yang tepat jenisnya, tepat ukurannya sesuai dengan bukaan mulut larva dan mempunyai kandungan gizi yang tinggi, karena pada fase larva masih dalam proses perkembangan seluruh organ-organ tubuh larva. Pada fase larva mulut belum terbuka secara sempurna. Ukuran pakan yang dapat dimangsa oleh larva biasanya berkisar antara 30-50% bukaan mulut larva.

Kemampuan mencerna larva sangat dipengaruhi oleh enzim pencerna. Pada stadia larva, kelenjar enzim yang menghasilkan enzim belum terbentuk sempurna. Berdasarkan hasil penelitian, larva ikan lele lambungnya baru terbentuk pada usia 12 hari, sehingga sebelum umur itu larva belum menghasilkan enzim yang dapat mencerna makanan dalam tubuhnya. Pada fase tsb pakan yang tepat diberikan adalah pakan alami yang di dalam tubuh pakan alami tsb terdapat enzim pencernaan. Pakan alami isi selnya padat dan mempunyai dinding sel tipis sehingga mudah diserap oleh saluran pencernaan larva. 

Artemia merupakan pakan alami yang banyak digunakan dalam usaha budidaya ikan dan udang, di indonesia belum ditemukan adanya Artemia sehingga sampai saat ini Indonesia masih mangimpor Artemia sebanyak 50 ton/tahun. Walaupun pakan buatan dalam berbagai jenis telah berhasil dikembangkan dan cukup tersedia untuk larva ikan dan udang, namun Artemia masih tetap merupakan bagian yang esensial sebagai pakan larva ikan dan udang di unit pembenihan. Penetasan cysta Artemia dapat dilakukan dengan 2 tahap yaitu dengan cara dekapsulasi dan non-dekapsulasi. Namun secara umum penetasan cysta artemia sering dilakukan dengan metode dekapsulasi sehingga banyak keuntungan bagi balai pembenihan maupun intansi yang lainnya. 

BACA LEBIH LENGKAP "MENGENAL UDANG RENIK ARTEMIA SEBAGAI PAKAN ALAMI LARVA IKAN DAN UDANG SERTA CARA MENETASKAN CYSTA ARTEMIA" 

Berikut adalah beberapa jenis produk cysta artemia yang beredar di pasaran dan telah digunakan oleh berbagai kalangan atau instansi pembudidayaan ikan 

1. Artemia Supreme Plus

 

Artemia Supreme Plus sendiri adalah produk pakan yang masih berbentuk cysta/telur kering. Untuk itu sebelum digunakan perlu dilakukan proses penetasan terlebih dahulu. Ada banyak jenis produk cysta artemia, salah satunya yaitu Artemia Supreme Plus yang dikemas dalam kaleng dengan berat bersih yaitu 425 gram dan produk ini berasal dari USA.

2. Artemia Mackay Marine 

 

Artemia Mackay digunakan sebagai sumber makanan yang hidup untuk larva ikan. Artemia juga dapat memakan bakteri dan Algae sehingga ikut mengurangi mikroorganisme yang tidak menguntungkan pada air asin.

Kondisi optimal untuk penetasan:
  • Temperatur 28 derajat C
  • Kadar garam / salinitas 5 ppt
  • Sedang terjadi proses aerasi pada kolam
  • Penerangan konstan-) pH level sekitar 8
  • Tidak menambahkan Cyst Artemia lebih dari 5 gram Cyst/ liter air

3. Artemia Arcyst Artemia 

 

Arcyst digunakan para peternak Ikan maupun udang sebagai sumber makanan yang hidup untuk benur udang, dengan Hatch Rate (Tingkat Penetasan) mencapai 80% . Artemia juga berguna untuk memakan bakteri dan Algae sehingga turut serta untuk mengurangi mikroorganisme yang tidak menguntungkan/merugikan pada air asin. Kondisi optimal untuk penetasan:
  • Temperatur 28 C 
  • Kadar garam / salinitas 5 ppt 
  • Sedang terjadi proses aerasi pada kolam 
  • Penerangan konstan-) pH level sekitar 8 
  • Tidak menambahkan Cyst Artemia lebih dari 5 gram Cyst/ liter air Berat kemasan per kaleng di atas seperti gambar adalah 454 gram.

4. Artemia Cysts Vitellus 

 

Artemia Cysts Vitellus adalah sebuah trobosan baru dari BernAqua NV, Belgium, telah memproduksi pakan alami berupa ARTEMIA VITELLUS CYSTS. Bahan produk ini adalah Artemia, hanya saja VITELLUS atau yolks atau kuning telur Artemia yang dikeluarkan dari cangkangnya dan dikemas dalam kaleng. Secara detail dan lebih spesifiknya adalah didalam cangkang artemia mengandung embrio yang terbentuk dari sejumlah kecil sel sebagai cikal bakal embrio dan dikelilingi oleh cadangan nutrisi yang sangat banyak yang disebut yolk platelet. Yolk platelet ini tersusun teratur hingga mudah diserap embrio saat proses pertumbuhan dalam cangkang. Yolk platelet berukuran lebar 3 micrometer dan panjang 5 micrometer. Bila yolk platelet ini diekstrak dan diolah menjadi ukuran partikel yang tempat, yolk platelet ini memiliki gizi yang sifatnya mirip atau lebih baik dari Artemia Nauplii yang hidup.

Cara penggunaan :
  • Vitellus Cysts langsung diberikan kepada larva tanpa harus mengkultur terlebih dahulu.
  • Pada saat pemakaiannya, Vitellus Cysts ini mengapung dan tidak mencemari air dan mudah dicerna larva.
  • Berat = 454 gram.
  • Memiliki masa kadaluarsa dalam waktu 2 bulan.

5. Artemia White Mountain 

 

Artemia White Mountain merupakan pakan bagi larva udang dan ikan yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan pembenihan udang dan ikan (hatchery). Artemia merupakan jenis crustaceae tingkat rendah dari phylum arthropoda yang memiliki kandungan nutrisi cukup tinggi seperti karbohidrat, lemak, protein dan asam-asam amino. Benih ikan dan udang pada stadium awal mempunyai saluran pencernaan yang masih sangat sederhana sehingga memerlukan nutrisi pakan jasad renik yang mengandung nilai gizi tinggi. Nauplius artemia mempunyai kandungan protein hingga 63 % dari berat keringnya. Selain itu artemia sangat baik untuk pakan ikan hias karena banyak mengandung pigmen warna yang diperlukan untuk variasi dan kecerahan warna pada ikan hias agar lebih menarik. Brand: White Mountain Origin: Great Salt Lake USA Berat Bersih: 425gram

6. Artemia Shell Free 

 

Artemia Shell Free merupakan artemia salina yg sudah di proses dengan membuang cangkang, Umumnya penggunaan Artemia dilakukan dengan cara di kultur terlebih dahulu. agar artemia menetas dan ketika setelah artemia menetas, cangkang nya akan terlepas. Kendala yang sering terjadi pada pembenihan adalah terkadang cangkang tersebut terbawa dan termakan oleh larva ikan sehingga larva mengalami problem pencernaan dan bisa sampai fatal yaitu kematian. Untuk memudahkan proses pemberian Artemia, maka di lakukan pemisahan cangkang yang disebut Shell Free. Berat Kemasan yang ada di gambar adalah 500 gram.

Semua Artemia di atas adalah produk berkualitas dari luar negeri. Kebanyakan peternak ikan dan udang, lebih memilih untuk memakai produk Artemia yang sangat mudah dipakai dalam cara penggunaannya, dalam artian di sini adalah artemia yang dipakai tidak perlu lagi dikultur untuk cara penetasannya, seperti dari produk artemia vitellus dan artemia shell free. Selain dari produk artemia yang tanpa cangkang, kesemua produk artemia sama saja dan semua tergolong baik dan bagus kualitasnya, yang diperlukan adalah dari segala produk Artemia ini berapa persen hatch rate (Tingkat penetasan) yang akan didapat dari produk tersebut. Dan para peternak juga lebih memilih produk artemia yang tergolong murah, dikarenakan produk Artemia ini berkisar mahal harganya dan kebanyakan dari produk artemia harus membeli dalam bobot per kalengnya, dalam artian di sini adalah kurang atau terbatasnya eceran produk artemia di pasaran saat ini. 

Selain produk yang tertulis di atas, masih terdapat banyak lagi jenis produk produk cyst artemia di pasaran terutama di luar negeri. Bagi anda yang mencari atau membutuhkan produk artemia cyst ini untuk kegiatan budidaya ikan/udang anda, kami juga menyediakan Artemia cyst produk supreme plus dan artemia cyst vitellus yang tanpa cangkang.








Tersedia dalam bentuk kalengan dan repack (eceran). Berikut keterengan ukuran dan harga produk artemia yang kami sediakan :

1. Artemia Supreme Plus
  • 1 kaleng 425 gr => Rp. 785.000
  • Repack 100 gr => Rp. 200.000
  • Repack 50 gr => Rp. 110.000
  • Repack 25 gr => Rp. 60.000
2. Artemia Cyst Vitellus
  • 1 Kaleng 454 gr => Rp 415.000
  • Repack 100 gr => Rp 125.000
  • Repack 50 gr => Rp 65.000

Jika anda sedang mencari atau membutuhkan 2 produk artemia yang kami sediakan di atas, anda dapat memesannya dan menghubungi kami melalui nomer whatsaap atau email kontak dunia perairan berikut :

Kontak Admin BDP :
SMS/WA : 085252414724 (Chat Only)
Email : dunia.perairan@gmail.com/iyo.program@gmail.com

Demikian ulasan singkat beberapa jenis produk artemia cyst rekomendasi pakan larva ikan/udang berprotein tinggi. Dimuat dari beberapa sumber penelusuran google, gambar dari google picture dengan kata pencarian "artemia, produk artemia, jenis jenis produk artemia, berbagai merk produk artemia cyst'. Semoga bermanfaat! Terimakasih.



 pasang iklan


No comments: