Ini Jenis Ikan Nila Yang Paling Diminati Pasar





Berbicara tentang ikan nila, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis ikan air tawar ini. Menu nila baik digoreng, dibakar, sup, maupun jenis menu lezat lainnya nyaris bisa ditemui di hampir seluruh jenis restoran dan rumah makan di Indonesia. Dari warung tenda sederhana di pinggir jalan, hingga restoran bintang lima yang terkenal. Hal ini menunjukkan tingginya minat pasar akan daging ikan nila.

Sumber : https://www.ikannila.com/
Seperti halnya ikan air tawar lainnya, ikan nila juga mudah diternakkan. Saat ini di Indonesia terdapat dua puluh satu jenis ikan nila yang umum dibudidayakan dan diperjual belikan. Beberapa di antaranya adalah hasil kawin silang, dan ada juga ikan lokal unggulan asli Indonesia. Mari kita lihat beberapa di antaranya, yang merupakan jenis nila yang paling digemari masyarakat Indonesia.
 
1. Jenis Ikan Nila Yang Paling Diminati
  • Ikan nila merah.
Jenis ini ada dua ikan nila merah NIFI (National Inland Fish Institute) yang merupakan persilangan jenis ikan nila lokal dan nila luar negeri. Lalu ada nila merah GIFT (Genetic Improvement of Farmed Tilapia). Ikan jenis ini adalah salah satu yang paling disukai masyarakat. Pembudidaya juga menyukainya, karena lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan salinitas air, cepat panen, dan lebih tahan terhadap penyakit.  
 
Jenis nila merah lain yang cukup populer adalah nila merah larasati. Ikan ini merupakan hasil persilangan dari nila pandu jantan dan nila kunti betina. Nila larasati diklaim memiliki survival rate yang tinggi, sekitar 90% dan tahan terhadap perubahan lingkungan. Ikan yang banyak dikembangkan di Klaten ini juga hemat pangan dan cepat tumbuh hingga cepat bisa dipanen.

  • Ikan nila hias
Ikan nila hias diminati bukan untuk dikonsumsi, tapi untuk dipelihara di kolam penghias taman dan halaman. Nila dengan warna yang cerah seperti ikan nila merah sering dijadikan ikan hias, seperti halnya ikan mas. Nila hias juga cenderung mudah dipelihara karena mudah beradaptasi dengan lingkungan. Kemampuannya dalam memakan banyak jenis pakan juga menjadikannya hewan peliharaan yang tidak rewel dan merepotkan.

Nila hias yang terkenal salah satunya berasal dari Kabupaten Tulung Agung. Dengan menyilangkan nila hitam, nila merah, dan nila slayer, didapat ikan nila hias dengan badan bulat dan ekor yang panjang. Warna ikan nila hias bervariasi dari merah, perak, dan hitam.

  • Ikan nila nirwana
Ikan nila ini adalah hasil persilangan ikan nila GIFT dan GET (Genetically Enhanced Tilapia) yang merupakan nila asal Filipina. Dagingnya berwarna putih, lebih padat, dan minim duri sehingga banyak diminati bahkan oleh konsumen luar negeri. Pemasaran ikan nila nirwana bahkan telah sampai ke benua Amerika dalam bentuk daging ikan fillet.

Dalam usia enam bulan ikan ini bisa berbobot hingga 1 kilogram. Ikan nila nirwana mulai dikenalkan pada khalayak ramai sejak tahun 2006, dan hingga kini terus mengalami penyempurnaan benih. Varietas ketiga ikan ini diklaim lebih kuat daya tahan tubuhnya, lebih rendah FPR-nya dan lebih padat dagingnya.

  • Ikan nila GESIT
Ikan ini termasuk yang paling cepat besar. Dalam waktu enam bulan saja bisa mencapai berat 600 gram dengan panjang 8 cm. Tak salah jika jenis ini cukup banyak dibudidayakan, karena peminatnya juga banyak. Selain itu juga cepat bisa dipanen sehingga cepat menghasilkan, sehingga layak sekali untuk dibudidayakan.

Ikan nila GESIT juga diklaim lebih tahan pada kadar salinitas air yang tinggi hingga bisa dibudidayakan pada air payau atau lingkungan kolam di daerah dataran rendah. Kadar salinitas sendiri adalah kadar garam pada air.  
 
2. Ciri Ikan nila yang diminati pasar
Dari sekian banyak jenis nila yang beredar di pasaran, empat jenis nila di atas adalah yang paling diminati pasar. Sekaligus juga disukai para peternak dan pembudidaya karena keunggulannya. Pasar nila bukan lagi hanya di dalam negeri saja, tapi juga telah menyentuh ranah ekspor hingga ke berbagai negara di Asia bahkan di benua lainnya. Secara umum, ada beberapa ciri ikan nila yang disukai oleh konsumen.
  • Nila yang besar, dengan daging yang banyak dan bobot sekitar 400-600 gram. Untuk itu pastikan selama proses perawatan ikan nila menggunakkan probiotik ikan nila untuk menunjang kebutuhan nutrisinya. Nila berukuran besar juga memiliki harga yang lebih tinggi dan diminati oleh restoran dan rumah makan.

  • Nila dengan warna merah cenderung lebih disukai dari pada yang berwarna hitam. Hal ini karena nila merah terlihat lebih bagus dan menggugah selera kala dihidangkan.
  • Nila dengan daging yang lebih padat karena lebih lezat dan mengenyangkan.  
 
3. Ciri bibit ikan nila yang baik
Menggunakan bibit yang baik dan sehat merupakan hal yang mutlak untuk keberhasilan budidaya nila. Pada dasarnya ikan nila dapat menghasilkan lebih banyak bibit daripada ikan lainnya, sekitar 2.000-2.800 butir telur yang siap tetas. Namun perlu perhatian khusus agar bibit yang disemai memang sehat, dengan ciri berikut :
  • Bibit ikan nila yang siap semai berukuran antara 8 hingga 12 cm dengan kepadatan sebar 15 ekor per m3. Usahakan ukuran bibit seragam di dalam kolam. Sortir dahulu bibit nila sebelum disebar, jangan sampai bibit yang kurang sehat ikut disemai karena pasti hasilnya akan berbeda pula.
  • Bibit yang baik adalah yang gerak renangnya gesit dan warnanya cerah.
  • Tidak ada cacat yang terdapat pada tubuh ikan. Tidak ada luka, goresan, maupun kecacatan yang lain.

Sebaiknya taruh dahulu bibit di dalam wadah berisikan air kolam atau tambak selama tiga puluh menit sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Tujuannya agar anak-anak ikan itu bisa beradaptasi terlebih dahulu. Miringkan sedikit wadah hingga ikan berenang sendiri ke dalam kolam, jangan menuangkannya ke kolam karena akan membuat ikan terkejut.  
 
4. Klasifikasi Ikan Nila Berdasarkan Kebutuhan Pasar
  • Ikan nila untuk konsumsi, biasanya yang besar, dengan daging padat dan tebal.
  • Ikan nila hias, dengan warna-warni menarik dan sirip serta ekor yang lebih panjang dari nila biasa.
  • Ikan nila untuk bibit unggul, dengan ciri daya tahan tubuhnya kuat menghadapi lingkungan kolam, tahan penyakit, dan bisa memproduksi lebih banyak anakan.

Demikian penjabaran tentang nila yang paling diminati konsumen Indonesia serta cara membudidayakannya. Perlu ketelatenan dalam memelihara ikan ini, namun hasilnya sangat sepadan mengingat peminat ikan nila sangat banyak. Karenanya, jika Anda tertarik pada usaha ternak atau budidaya ikan dan ingin hasilnya diserap dengan baik oleh pasar, tidak ada salahnya untuk memilih budidaya nila.


Postingan Dikirim Oleh : Karolina Eka Yulianti





No comments: