Fungsi dan Manfaat Penting Adanya Hutan Mangrove Pada Kawasan Pesisir





Hutan mangrove dikatakan sebagai hutan yang terdapat di sepanjang pantai atau muara sungai dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut, yakni tergenang pada waktu pasang dan bebas genangan pada waktu surut. 


Fungsi serbaguna dari hutan mangrove yaitu sebagai sumber penghasilan masyarakat desa di daerah pesisir, tempat berkembangnya biota laut tertentu dan flora-fauna pesisir, serta sebagai wanawisata untuk kepentingan pendidikan dan penelitian.

Secara garis besar, penjelasan bahwa mangrove mempunyai beberapa keterkaitan dalam pemenuhan kebutuhan manusia sebagai penyedia bahan pangan, papan, dan kesehatan serta lingkungan dibedakan menjadi lima yaitu fungsi fisik, fungsi kimia, fungsi biologi, fungsi ekonomi, dan fungsi  lain (wanawisata).

Fungsi Fisik Kawasan Hutan Mangove
  • Menjaga garis pantai agar tetap stabil.
  • Melindungi pantai dan tebing sungai dari proses erosi atau abrasi, serta menahan atau menyerap tiupan angin kencang dari laut ke darat.
  • Menahan sedimen secara periodik sampai terbentuk lahan baru. 
  • Sebagai kawasan penyangga proses intrusi atau rembesan air laut ke darat, atau sebagai filter air asin menjadi tawar.

Fungsi Kimia Kawasan Hutan Mangrove
  • Sebagai tempat terjaninya proses daur ulang yang menghasilkan oksigen.
  • Sebagai penyerap karbondioksida.
  • Pengolah bahan-bahan limbah hasil pencemaran industri dan kapal-kapal di lautan.

Fungsi Biologi Kawasan Hutan Mangrove
  • Sebagai penghasil bahan pelapukan yang merupakan sumber makanan penting bagi invertabrata kecil pemakan bahan pelapukan (detritus), yang kemudidan berperan sebagai sumber makanan bagi hewan yang lebih besar.
  • Kawasan pemijahan atau asuhan (nursery ground) bagi udang, ikan kepiting, kerang dan biota laut lainnya yang setelah dewasa akan kembali ke lepas pantai.
  • Kawasan untuk berlindung, bersarang, serta berkembang biak bagi burung dan satwa lain.
  • Sebagai sumber plasma nutfah dan sumber genetika.
  • Dan sebagai habitat alami begi berbagai jenis biota darat dan laut lainnya.

Secara ekonomi, kawasan mangrove merupakan sumber pendapatan, baik bagi masyarakat, industri, maupun bagi negara. Berikut adalah fungsi kawasan hutan mangrove secara ekonomi. 
  • Penghasil kayu, misalnya kayu bakar, arang, serta kayu untuk bahan bangunan dan perabot rumah tangga.
  • Sebagai penghasil bahan baku industri, misalnya pilp, kertas, tekstil, makanan, obat-obatan, alkohol, penyamak kulit, kosmetika, dan zat pewarna.
  • Penghasil bibit ikan, udang, kerang, kepiting, telur burung dan madu.

Fungsi lain kawasan hutan mangrove sebagai wanawisata.
  • Sebagi kawasan wisata alam pantai ddengan keindahan vegetasi dan satwa, serta berperahu di sekitar mangrove.
  • Sebagai tempat pendidikan alam terbuka, konservasi dan juga tempat penelitian.

Dari adanya beberapa fungsi dan manfaat penting kawasan mangrove di atas, perlu sekali agar dapat diterapkan dan digalakkan prinsip save it (lindungi), studi it (pelajari), dan use it (manfaatkan). Koordinasi yang baik antara stakeholder, masyarakat disekitar kawasan pesisir kemudian para pecinta lingkungan, dan terutama kalangan akademisi, akan dapat menghadirkan pengelolaan kawasan hutan mangrove yang lestari terpadu.

Baca juga : 


Demikian sedikit paparan mengenai fungsi dan manfaat penting dari adanya kawasan hutan mangrove di daerah pesisir pantai. Dimuat dari referensi buku berjudul "Hutan Mangrove, Fungsi dan Manfaatny' karya Ir. Arifin Arief, MP., Yogyakarta, 2003, penerbit Kanisius. Gambar dimuat berdasarkan penelusuran google gambar dengan pencarian kata "fungsi serta manfaat hutan mangrove, kawsan hutan mangrove, hutan bakau kawasan pesisir". Sekian, semoga dapat menjadi referensi bacaan yang bermanfaat! Terimakasih.





No comments: