Harga Pakan Lele Mahal? Beralih lah ke Budidaya Lele Organik






Budidaya lele organik tengah menjamur dimana-mana karena harga pakan pabrikan yang kian hari kian mahal. Belum lagi menghadapi penyakit-penyakit yang kerap menyebabkan kematian lele tinggi. Meskipun kebutuhan pasarnya terbuka lebar, namun biaya produksi tidak sebanding dengan hasil panen inilah yang menyebabkan banyak petani lele organik merugi, bahkan hingga gulung tikar.


Pemberian pakan alternatif alami yang tepat menciptakan lingkungan yang baik pula pada lele yang kita pelihara untuk bertumbuh kembang layaknya tumbuh di alam bebas. Pakan-pakan alami seperti mikroorganisme yang hidup di air, seperti plankton, cacing kecil, atau rumput Azolla Microphylla. Terlebih lagi, pakan alami bisa kita budidayakan serta tersedia melimpah bahkan tidak akan habis di alam kita.   

Penggantian pakan pelet menjadi pakan alami membuat biaya produksi budidaya lele organik jauh lebih efisien. Lele organik juga lebih menonjol dari segi rasa, yakni lebih gurih. Teksturnya lebih kesat, kenyal, tentunya lebih sehat karena pada dasarnya lele organik mengandalkan mikroorganisme sehingga media pemeliharannya juga akan selalu sehat. Kelebihan-kelebihan ini lah yang mengakibatkan permintaan lele organik sangat tinggi karena banyak diminati masyarakat.   

Pakan Alternatif Alami Azolla, Hemat Pakan Hingga 40%   

Tanaman Azolla mengandung vitamin A, vitamin B12, beta karoten, bermacam-macam mineral, tinggi protein, dan asam amino. Azolla juga mampu mencegah timbulnya jentik-jentik nyamuk sehingga lingkungan tetap sehat. Kemudian, budidaya Azolla juga tidak harus menggunakan kolam tanah, karena bisa juga menggunakan bak mandi bekas, empang, parit, atau menggunakan kolam terpal 

Langkah-langkah membudidayakan Azolla untuk pakan alternatif lele organik mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  • Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan ketebalan sekitar 5cm sebagai media budidaya azolla.
     
  • Kemudian kolam diisi air dengan ketinggian antara 5 cm – 15 cm dari lumpur. Untuk budidaya spora azolla di dalam kolam terpal atau bak semen, sebaiknnya ketinggian lumpur media azolla sekitar 2 cm dan ketinggian air cukup 5 cm saja.
     
  • Biarkan sekitar 2 minggu sampai pupuk terfermentasi sempurna.
     
  • Bibit azolla bisa dimasukkan ke dalam kolam setelah bau amonia dari pupuk di dalam kolam menghilang.
     
  • Tebar bibit azolla sebanyak 50 gram – 70 gram per meter persegi, kemudian diamkan sampai sekitar 2 minggu atau lebih sambil tetap menjaga ketinggian air. Jika ingin membudidayakan spora azolla, maka takaran tebarnya adalah 10 gram per meter persegi.

Era Teknologi Mudahkan Konsumen Mendapatkan Barang Dengan Cepat

Sebagai konsumen, anda lebih bisa teredukasi dalam memilih produk lele organik berkualitas. Di era teknologi seperti sekarang ini, anda tidak perlu pusing mencari lele organik meskipun di daerah anda bukan sentra penghasil produk.

Aplikasi pertanian hasil panen bisa diandalkan karena adanya kemudahan fitur produk unggulan, konsumen bisa langsung memilih peternak telur burung puyuh dari seluruh pelosok negeri sesuai dengan kebutuhan. Keunggulan aplikasi jual beli online ini pun ditambah dengan kemudahan untuk berinteraksi langsung dengan petani lele organik, sehingga proses tawar-menawar bisa tetap dilakukan layaknya transaksi tradisional bertatap muka.

Petani lele organik mudah dan cepat menemukan konsumen. Anda pun akan lebih mudah dan cepat mendapatkan hasil panen lokal dengan harga terbaik. (dss)


Postingan Dikirim Oleh : Diah Sulung Syafitri





No comments: