Hemat Pakan! Ini Jenis-Jenis Pakan Alami Ikan Bandeng Terbaik





Pakan adalah salah satu kunci keberhasilan usaha budidaya ikan bandeng. Meski begitu, tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian pakan, dan biaya operasional dapat memperkecil keuntungan yang didapatkan oleh petambak. 


Untuk mengatasi hal itu, maka Anda harus memperbesar margin antara hasil panen dan biaya yang dikeluarkan. Nah, salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan pakan alternatif berupa pakan alami ikan bandeng.

Lalu, apa saja jenis-jenis pakan ikan bandeng terbaik yang bisa Anda pilih? Berikut ini adalah jenis-jenis pakan alami untuk ikan bandeng dan perilaku makan bandeng secara alami.

Perilaku Makan Ikan Bandeng Secara Alami
 
Secara alami, ikan bandeng memiliki bentuk mulut yang agak runcing, dengan habitat asli di laut dan bisa dibudidayakan di air payau. Pada masa hidupnya secara alami, ikan bandeng hidup di laut selama 2-3 minggu, lalu pindah ke rawa-rawa atau bakau yang memiliki air payau. Barulah setelah dewasa ikan bandeng kembali ke lautan untuk berkembang biak.

Selain perilaku hidup dan habitatnya yang beragam, ikan bandeng juga termasuk pemakan segala (omnivora). Ini dikarenakan, dihabitat aslinya, ikan bandeng mengambil makanannya dari bagian lapisan atas didasar laut.

Makanan ikan bandeng diantaranya adalah tumbuhan mikroskopis, klekap, ganggang kersik (bacillariopyceae), cacing darah, protozoa, bakteri, udang renik, dan lainnya. Sedangkan dalam usaha budidaya, ikan bandeng biasa diberi pakan pellet atau pakan buatan. Dikarenakan biaya untuk pembelian pakan pellet cukup mahal, maka diperlukan substitusi pakan pellet berupa pakan alami. Berikut ini jenis-jenis pakan alami ikan bandeng yang bisa Anda gunakan.

Jenis-Jenis Pakan Alami Ikan Bandeng 
 
Jenis-jenis pakan alami ikan bandeng bisa berupa tumbuhan ataupun hewan kecil. Berikut ini jenis-jenis pakan alami ikan bandeng diantaranya adalah: 

  • Ganggang Kersik (Bacillariopyceae)
Ganggang kersik ini merupakan jenis alga yang hidup secara berkoloni pada air tawar atau air asin. Ganggang ini disebut ganggang kersik karena mengandung zat kersik dan silikat pada bagian luarnya.   

Selain bermanfaat untuk pakan alami, ganggang kersik juga bermanfaat untuk menurunkan pH air yang terlalu tinggi dan tidak disukai ikan bandeng. Selain itu, ganggang ini juga mengandung pigmen fotosintesis berupa klorofil a, c, serta santrofil seperti fukosantin, diatosantin dan diadinosantin.

Karena sifatnya yang berkoloni dan kandungannya yang baik untuk ikan bandeng, maka ganggang kersik ini sangat tepat digunakan sebagai pakan alami. Selain itu, sifatnya yang berkoloni dan cepat besar dan mudah dibudidayakan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pakan ikan bandeng.

  • Protozoa 
Protozoa jenis paramecium, didinium, colpoda, balantidium, dari kelas Infusoria adalah salah satu jenis protozoa yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan alami ikan bandeng. Protozoa kelas Infusoria ini ditemukan di air tawar yang kaya akan bahan organik.

Ukurannya yang kecil (25-300 micron) pada protozoa ini sangat cocok digunakan sebagai pakan bibit ikan bandeng/nener. Perkembangan dari protozoa ini juga dapat dilihat, karena tampak berwarna putih dan bergerak-gerak di air. Jenis protozoa ini juga mudah dibudidayakan, karena pakannya yang mudah. Pakannya adakah ganggang renik, ragi dan bahan organik halus.

  • Cacing Darah
Cacing darah adalah salah satu jenis pakan untuk ikan yang paling umum dijumpai. Meski sering disebut sebagai cacing darah, sebenarnya hewan berwarna merah kecoklatan ini merupakan larva dari jenis nyamuk chironomus.

Cacing darah ini hidup secara berkoloni dengan ukuran tubuh 1-3 cm. Cacing darah ini termasuk jenis pakan alami yang sangat baik karena mengandung protein sebanyak 62%, 10 % lemak dan air.

Jenis cacing darah ini dapat hidup dengan baik pada air yang mengandung bahan organik tinggi. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk mengaplikasikan vitamin bandeng untuk membantu mempercepat proses budidaya cacing darah. Karena kandungannya yang baik untuk ikan bandeng, maka Anda bisa memanfaatkan cacing darah untuk pakan alami ikan bandeng. 

  • Kutu Air
Kutu air daphnia atau moina adalah salah satu hewan yang bisa dimanfaatkan untuk pakan alami bibit ikan bandeng. Sebab, kutu air ini berukuran kecil dan berkoloni.   

Kandungan protein kutu air ini juga cukup besar, sehingga mampu mempercepat proses pertumbuhan dan perkembangan ikan. Protein yang terkandung didalam kutu air adalah sebesar 66% dan lemak sebesar 6%.

Selain kandungan proteinnya yang tinggi dan baik untuk ikan bandeng dalam masa pertumbuhan, bibit kutu air juga dapat dengan mudah ditemukan. Kutu air ini termasuk arthopoda dari kelas crustacea yang sangat baik digunakan sebagai pakan ikan bandeng agar cepat besar dan berkembang.

  • Klekap
Klekap atau campuran berbagai jenis lumut yang bisa dimakan ikan bisa menjadi salah satu jenis pakan alami yang sangat menguntungkan. Sebab, klekap ini juga mudah dan cepat dibudidayakan, bahkan seringkali tumbuh secara alami disekitar tambak.   

Oleh sebab itulah klekap menjadi salah satu pakan ikan bandeng air tawar yang sangat cocok, ekonomis dan mudah digunakan. Klekap ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ikan bandeng segala umur. 

Demikian sedikit ulasan singkat tentang jenis-jenis pakan alami ikan bandeng terbaik yang dapat dijadikan referensi sebagai pakan alternatif dalam kegiatan usaha budidaya ikan bandeng anda.

Postingan dikirim oleh : Karolina Eka Yulianti





No comments: